Banner 468x60
Showing posts with label cinta. Show all posts
Showing posts with label cinta. Show all posts

Daya Tahan Cinta Hanya 4 Tahun Saja


Judul di atas diambil dari satu buku berjudul “Ya Alloh, Aku jatuh Cinta!”, judul yang menggelitik otak dan pikiran saya. Kemudian muncul tanda seru, koma, titik, bahkan tanda tanya “ Benarkah demikian??”

Well, kita bahas deh inti dari isi buku itu.
Cinta itu tidak “abadi”, Wow…… suatu pernyataan yang mencengangkan yak, setelah selama ini kita selalu disuguhi cerita cinta yang menggetarkan hati, bahkan bahkan bertahan sampai berabad-abad kemudian.
Kesimpulan yang amat sangat kontroversial ini ditemukan oleh seorang antropolog asal AS, Helen fischer, setelah melakukan penelitian bertahun-tahun. Apakah ini didasarkan oleh pengalaman pribadinya yang menyakitkan?? Entahlah. Kita lihat saja nanti. Lanjuut…..

Bisakah cinta bisa diutak-atik seanalitis itu, bahkan dengan membuat rumus-rumus kimia dan social? Padahal bagi sebagian orang cinta bisa dikatakan identik dengan sebuah benda yang misterius, bahkan terkadang kedatangannya tidak direncana. Meski cinta bisa dirasakan, kono sangat tidak mudah dimengerti. Cinta bisa meluapkan kebahagiaan sekaligus kesengsaraan. Bisa menciptakan kebebasan namun tak urung juga bisa membuat manusia bagaikan seorang tawanan. Hmmm Cinta…

So, kalau memang cinta bisa diteliti secara alamiah, apa to sebenarnya cinta itu??

Teori tentang cinta pernah populer sekitar 5 hingga 6 tahun yang lalu. Tepatnya sih ketika pendekatan ilmu faal yang membedah tubuh manusia menjadi populer. Selanjutnya, teori ini berkembang dan mulai dihubung-hubungkan dengan bidang ilmu lainnya. Belakangan, ada juga teori cinta dengan pendekatan bioneurologi yang melihat, membandingkan, dan mengamati struktur otak orang gila misalnya, atau psikofisiologi yang mempelajari kaitan antara perilaku manusia dan pengaruh hormon pada tubuhnya. Cinta sama dengan emosi. Emosi biasanya ditentukan oleh sejumlah hormon (terutama dalam siklus menstruasi), maka hal yang sama juga berlaku dalam proses jatuh cinta. Terutama ketika terjadi cinta pada pandangan pertama, ada getaran dalam tubuh. Tapi, apakah iya, gelora cinta semata-mata ditentukan oleh hormon dalam tubuh?

Diane Lie – seorang psikolog sekaligus peneliti ulet pada sebuah universitas di Beijing menuturkan, bahwa meskipun urusan cinta bisa dijelaskan secara kimiawi, namun rasa cinta tidak semata-mata hanya ditentukan oleh aktivitas hormon, dan manusia tidak berdaya mengatasinya. Juga tidak selalu berarti bila kadar hormon berkurang, maka rasa cintapun semakin berkurang.

Memang pemacu gelora cinta (PEA) tadi, memiliki pengaruh kerja yang tidak tahan lama. Hormon yang secara ilmiah mempunyai kesamaan dengan amfetamin ini, hanya efektif bekerja selama 2-3 tahun saja. Lama kelamaan, tubuh pun bagaikan imun alias kebal terhadap pemacu gelora tersebut.

Masih menurut Diane, proses ‘fal in love’ itu tidak serta merta hanya dipengaruhi hormon dengan reaksi kimiawinya. Terutama dalam proses pacaran hingga menikah, banyak faktor social lainnya yang ikut menentukan. Contoh kecil saja pada proses jatuh cinta versi Witing Tresno Jalaran Seko Kulino (tumbuh cinta karena terbiasa/pertemuan berulang-ulang). Demikian ketika kita marah dan ingin membentak seseorang, hormon memang mempunyai pengaruh khusus, tapi ada faktor lain yang ikut menentukan.

Manusia adalah makhluk yang unik dan kompleks tentunya. Jika proses reaksi kimia terjadi pada hewan, barulah teori Helen Fiscer yang disebut four years itch bisa dimentahkan.

Intinya, teori PEA dilandaskan pada pendekatan ilmu eksakta, sedangkan teori four years itch-nya Fischer ini lebih menggunakan pendekatan social.

Fischer, yang juga penulis buku “Anatomy of Love” menemukan bahwa kasus perceraian mencapai puncaknya ketika usia perkawinan mencapai usia empat tahun. Kalaupun masa empat tahun itu terlalui, katanya, kemungkinan berkat hadirnya anak kedua. Kondisi ini membuat pernikahan mereka bisa bertahan hingga lebih dari empat tahun.

Ok, sekarang kita coba main hitung-hitungan. Misalnya, masa pacaran telah dilalui tiga tahun, berarti kesempatan untuk bisa mempertahankan gelora cinta hanya ada di tahun pertama perkawinan. Oh tidak…….
Lalu apa yang akan terjadi setelah tahun kedua, ketiga dan seterusnya. Cuma ada sisa-sisanya atau bahkan hilang tak berbekas? Lantas bagaimana dengan mereka yang berhasil melewati masa pacaran lebih dari enam tahun?

Menurut pandangan Diane, dalam hubungan suami istri ataupun pacaran, selain cinta, ada hubungan lain yang sifatnya friendship, pertemanan. Seandainya setelah beberapa waktu cinta itu menipis-karena tersisihkan hal-hal lain, misalnya karena rutinitas yang itu-itu juga, lalu segalanya berubah menjadi begitu membosankan.

Kakek-nenek dapat hidup rukun sampai mereka berusia lanjut juga karena senyawa kimia. Namanya Oksitosin. Menurut penelitian, kesetiaan pada pasangan berhubungan dengan kadar oksitosin yang tinggi. Kadar ini dapat ditingkatkan dengan cara masing-masing dari pasangan yang berusaha saling menyayang, walau kadang pasangannya menjengkelkan. Itu barangkali inti nasehat orang tua “cinta tumbuh karena biasa”.

Well setelah membaca pembahasan ini, bagaimana menurut sobat blogger???

Wanita dan CInta


Rasanya kurang lengkap apabila cinta tidak dikaitkan dengan wanita. Dalam urusan cinta, wanita sangat pintar menyimpan rasa cintanya pada seseorang. Bahkan Ali bin Abi Tholib pernah berkata bahwa seorang wanita mampu menyembunyikan rasa cintanya selama 40 tahun. Karena mereka akan sangat malu sekali apabila rasa cintanya terlihat oleh laki-laki yang dicintainya, apalagi kalau ternyata cintanya bertepuk sebelah tangan.

Pada umumnya wanita lebih suka menunggu, daripada mengutarakan cintanya terlebih dahulu. Dalam urusan cinta, kaum wanita lebih pandai membuat surprise yang tak terduga, suasana awal yang biasa-biasa saja, bisa dia rubah menjadi suasana yang sangat istimewa dan tak kan terlupa sepanjang masa, meski tak menutup kemungkinan laki-laki pun bisa menciptakan suasana seperti itu.

Kelemahan Wanita dalam bercinta
Selalu ada kelemahan di dunia ini karena manusia tidak ada yang sempurna, begitu juga wanita dalam hal percintaan. Hal ini harus disadari oleh wanita, karena saat ini tidak sedikit laki-laki yang hanya ingin mempermainkan wanita sebagai pemuas nafsu belaka. Kelemahan wanita berbeda-beda sesuai dengan karakternya masing-masing.

Ada beberapa kelemahan wanita dalam bercinta yang biasanya ada di diri seorang wanita, misalnya aja :

1. Mudah luluh oleh bujuk rayu, kata-kata puitis bin gombalitis, dan sejenisnya.

2. Berpenampilan dewasa dan senang mengalah, maksudnya disini adalah wanita menyukai laki-laki yang suka mengalah dan terlihat dewasa di hadapan wanita. Hal ini memberikan penilaian bahwa laki-laki tersebut sebagai pengayom dan pemberi ketentraman. Wanita manapun pasti butuh hal itu.

3. Perhatian yang cukup bahkan berlebih. Wanita akan merasa GR, berbunga-bunga jika mendapat perhatian yang istimewa dari seorang laki-laki. Hal ini akan menumbuhkan rasa cinta dari hati si wanita.

4. Kesamaan pola pikir. Wanita akan mencari laki-laki yang mempunyai pikiran dan kesamaan ide dengan dirinya. Walaupun tidak terlihat tampan, tidak telihat keren, tapi jika dalam perilaku dan ungkapan-ungkapannya selaras dengan pikiran dan keinginan wanita tersebut, maka sudah bisa dipastikan laki-laki itu akan terlihat istimewa dibanding laki-laki lain.

Keempat ciri di atas biasanya ada di diri wanita, semoga wanita bisa lebih mawas diri terhadap kelemahan-kelemahannya dalam bercinta. Sehingga tidak mudah tertipu oleh rayuan gombal laki-laki penjahat cinta. Tak lupa mintalah perlindungan kepada Alloh SWT, agar selalu terhindar dari mara bahaya yang disebabkan oleh Syetan yang terkutuk. Amin.....

Ketika Cinta Tak Lagi Bertasbih


Ketika cinta begitu mudahnya untuk diucapkan
Cinta tak lagi membutuhkan kepercayaan
Dan ketika kepercayaan menjadi begitu mahal harganya
Bisakah dibedakan cinta sejati dan cinta palsu??
Aku pun tak tahu

Cinta tak lagi terpatri di benak dan hati seseorang
Ketika Cinta tak lagi indah untuk dirasakan
Ketika cinta tak lagi merdu untuk diucapkan
Dan ketika cinta tak lagi enak didengar
Cinta hanya bergerilya di otak seseorang

Cinta tak lagi berteman suci
Cinta kini bersahabat dengan syarat
Begitu banyak syarat yang mengelilingi Cinta

Dunia, dengarlah pengumuman ini
Cinta merubah namanya
“Nafsu”, itulah nama baru cinta

Apakah pergantian nama itu karena cinta sudah bosan dengan dunia ini?
Dunia yang penuh kepalsuan, angkara murka & egoisme
Entahlah, cinta tak pernah bilang padaku
Yang kutahu kini cinta sudah lelah, lelah menghadapi segala tipu daya dunia

“Cinta” , rasa yang begitu suci, sacral & indah saja sudah lelah menghadapi dunia ini
Lalu bagaimana dengan aku???<
Andai saja aku bisa mencegah cinta agar tak merubah namanya
Mungkin sekarang aku akan bahagia
Bahagia meski aku tahu dunia ini begitu fana untuk dijalani



"Aku Mencintaimu"

“Aku mencintaimu”
Kata sederhana yang bermakna begitu dalam
Hanya butuh waktu 3 detik untuk mengucapkan, 3 jam untuk menjabarkan
Tapi.... butuh waktu seumur hidup untuk membuktikan

Ketika seseorang menyatakan “Aku mencintaimu”
Ia tahu konsekuensi yang akan dia tanggung
Berkorban seumur hidupnya tanpa menuntut, berbagi tanpa meminta balasan
Menerima apapun kondisi pasangan
Siap menjalani sisa umurnya sebagai pendamping hidupnya

Ketika seseorang menyatakan “Aku mencintaimu”
Sama artinya mengatakan
“Aku rela berkorban untukmu”
“Aku akan melindungimu”
“Aku akan membahagiakanmu”
“Aku akan memperhatikanmu”
“Aku akan menjagamu”
“Aku akan bekerja sekuat tenaga agar engkau dapat penghidupan yang layak”

“Mencintai”
Satu rasa yang begitu indah
Bukan hanya rasa suka, kagum, simpati, bahkan nafsu
Fitrah dari Sang Maha Pencipta

Ketika saatnya tiba mengucapkan “Aku mencintaimu”
Jagalah cinta dari kehinaan dan kekotoran
Jagalah kesuciannya
Hingga tidak ada celah dihati untuk cinta yang lain
Karena Cinta adalah Cinta

Dan ketika aku mengucapkan “Aku mencintaimu”
Biarlah kukatakan kepada seseorang yang hatinya selalu tertaut pada-Mu
Amin......


Sebuah Doa yang Indah

Ya Alloh....

Aku berdoa untuk seorang yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu
Seorang yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
Seseorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih sempurna

Ya Alloh....

Aku juga meminta, berikan aku hati yang sungguh mencintai-Mu
Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu,
Ku berharap kami berdua dapat mengatakan
"Betapa Maha BesarNya Engkau, karena telah memberikanku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna"


by.......

Cinta......

Apa yang aku tulis bukanlah puisi, prosa atau barisan bait sebuah lagu
Aku sekedar mencoba menuangkan apa yang aku rasa ke dalam tulisan ini
Perasaanku tentang kamu semuanya, tuntas tanpa tersisa
Tentang seseorang yang tanpa rencana tiba-tiba menjadi begitu istimewa, menempati ruangan yang begitu dalam dalam hatiku
Seseorang yang dengannya ingin aku berbagi apa saja, bahagia, sedih, suka, duka…….
Seseorang yang dengannya ingin aku merenda masa depan bersama, menjalani hari-hari bersama
Seseorang yang wajahnya tiba-tiba begitu lekat di pelupuk mata dan hati, dalam tidur maupun terjaga
Tentangmu tiba-tiba semuanya menjelma menjadi begitu INDAH, sekalipun aku tak tahu apa yang ada dalam hatimu
Cinta terindah adalah cinta yang ‘rela’, yang tidak peduli lagi pada apakah penerimaan atau penolakan yang akan didapatkan
Karena menyayangi, mencintai dan mengharapkan adalah satu sisi
Dan dicintai, disayangi serta pilihan menerima atau menolak adalah salah satu sisi yang lainnya……
Ah, benar rupanya kata orang bahwa cinta tak mengenal usia, status, keadaan apalagi tempat dan waktu
Meskipun sebenarnya, ASMARA Cuma lahir di bumi, dimana segalanya berujung di tanah, MATI, ia mengikuti hidup manusia, dan bila hidup sendiri gugur, gugur pula ia bersama-sama…….

Tapi dalam singkatnya hidup manusia, asmara hadir begitu indah dan memberi kekuatan yang sangat berarti buat hidup manusiaitu sendiri……
Rasa sayangku tentangmu, seperti tetumbuhan di musim penghujan, semuanya semakin rimbun dan tumbuh subur, yang semakin aku mencoba melawan dengan nalar, menjadi semakin menyiksa dan membuat sesak di dada.

Terima kasih telah memberiku KEBAHAGIAAN.
Dan akhirnya aku akan biarkan saja semuanya mengalir dan berjalan seperti kata takdir, apa adanya.
Dengan harap dan do’a semoga segala sesuatunya tidak sekedar menjadi sebuah cerita yang tak terlanjutkan. Amin....

Pilih dicintai atau mencintai

Kalimat yang membuat aku penasaran untuk mengklik blog seseorang (maap, lupa alamatna), dalam hati jadi bertanya pada diri sendiri. Kalau aku gimana yah?? hmmm .... bingung. Yang pasti pinginnya bisa saling dicintai dan mencintai.

Mana ada sih orang yang ga mau dicintai, pasti smua org mau dicintai terlebih oleh orang yang dicintai juga. Mencintai juga satu rasa yang begitu menyenangkan, perasaan berbunga-bunga saat teringat oleh org yang kita cintai. Tapi apa benar mencintai menguras tenaga??

Cinta memang membingungkan, cinta bisa membuat orang merasakan banyak perasaan dalam waktu bersamaan.

Sternberg (1988), pencetus Triangular Theory of Love, menjabarkan bahwa segitiga cinta itu mengandung beberapa komponen :
1. Keintiman (Intimacy)
2. Gairah (Passion)
3. Komitmen (commitment)

Menurut Sternberg, dalam setiap komponen tersebut berbeda tingkatnya pada tiap2 orang. Ada yg hanya tinggi di gairah, rendah di komitmen. Padahal cinta yang ideal adalah apabila ketiga komponen itu mempunyai proporsi yang sesuai pada waktu tertentu.
ambil contoh pada tahap awal hubungan, yang paling besar adalah komponen keintiman. Setelah keintiman berlanjut pada gairah yang lebih besar disertai dengan komitmen yang lebih besar, dalam hal ini adalah pernikahan.

Yang menjadi masalah bahwa cinta dalam sebuah hubungan ini tidak selalu berada dalam konteks pernikahan.
Dari ketiga komponen cinta itu, ternyata dapat membentuk delapan kombinasi jenis cinta, sebagai berikut :

1. NonLove
hubungan ini biasanya dlm pergaulan sehari-hari dan hanya bersifat sepintas saja, tidak memiliki gairah, keintiman, dan komitmen.

2. Liking (Persahabatan)
komponen emosi yg ada hanya rasa suka dan keintiman, tidak ada gairah maupun komitmen.

3. Infatuation Love (Ketergila-gilaan)
hal ini terjadi pada pandangan pertama, hanya gairah yang timbul tanpa ada keintiman dan komitmen.

4. Empty Love (Cinta Kosong)
ada unsur komitmen tapi kurang intim dan kurang gairah. Biasanya terjadi karena terjadi kebosanan antara suami-istri yg tidak bisa menjaga keharmonisan rumah tangga. Mereka bertahan karena komitmen, tetapi gairah sudah mulai pudar.

5. Romantic Love (Cinta Romantis)
cinta jenis ini harus dihindari, karena biasanya dimotivasi oleh perasaan nafsu syahwat. Hanya hubungan yang menggairahkan tapi kurang komitmen, sehingga pasangan yang jatuh cinta romantis ini terbawa secara fisik dan emosi.

6. Companionate Love
hasil dari komponen keintiman dan komitmen tanpa adanya gairah cinta. Hubungan cinta jenis ini adlh hubungan ketika sebuah pasangan suami istri tidak lagi menjadi gairah sebagai unsur utama jalinan kasih sayang mereka. Tapi lebih pada melanggengkan hubungan yang nyaman, saling menguatkan, dan memberi dukungan hidup. Fisik yang tidak lagi menarik, tidaklah menjadi sesuatu yang salah atau bahkan dicela.

7. Fatous Love (Cinta Buta)
cinta jenis ini sangat labil, mudah diterpa godaan. Mempunyai gairah dan komitmen tapi kurang intim.

8. Consummate Love (Cinta yg Sempurna)
cinta yg tersusun atas komitmen keintiman, gairah dan komitmen. Cinta ini komplit, lengkap, dan paling sempurna. Ketiga unsurnya saling menyatu dan menjadi sebuah kekuatan tersendiri.

Tentunya akan sangat indah jika kita merasakan cinta yang sempurna, pada tingkatan ini kita benar2 bisa merasakan bagaimana rasanya mencintai dan dicintai. Kapan kah itu akan terjadi?? Hanya Alloh yang Tahu.....