Wanita, Madu Dunia ( Part 3 )


Postingan sebelumnya berisi ttg wanita sebagai racun dunia, nah postingan kali ini kebalikan dari racun, yaitu madu. Ya…. Wanita bisa diibaratkan sebagai madu dunia.

Wanita, tercipta dalam keadaan suci, bersih dan indah. Rasululloh SAW bersabda :
“ Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita shalihah.”

Hanya saja tidak semua wanita menjadi madu dunia, karena untuk mencapai predikat madu dunia diperlukan syarat-syarat tertentu.
Apa aja syarat-syaratnya?? Ini nih :

1. Seorang wanita yang berbudi pekerti baik dan dapat menentramkan jiwa suami atau calon suaminya. Rasululloh SAW bersabda :
“ Perempuan terbaik ialah yang menyenangkan bila dipandang (suaminya), yang penurut bila suaminya memerintah, yang tidak menentang (ketika suami menginginkan bersenang-senang), dan tidak mengalokasikan hartanya dengan cara yang tidak disukai suaminya.”

Hadist ini menandakan betapa indahnya seorang wanita, yang mampu menentramkan hati sang suami di kala gundah.

2. Wanita yg tidak matrealistis, diakui atau tidak ini sangat sulit menemukan wanita yang tidak selalu menilai sesuatu diukur dengan materi. Maka dari itu, jika seorang wanita mampu menjaga dan mengendalikan nafsu materialisnya, maka dialah perhiasan dunia.

3. Wanita yang tidak membuka auratnya, yang tidak mau auratnya di eksploitasi untuk dipertontonkan di depan publik, apalagi untuk kepentingan bisnis, atas nama iklan lah, cover girl lah apalagi kontes kecantikan. Wanita madu dunia akan merasa malu seandainya auratnya diumbar di depan umum.

4. Wanita yang sanggup menjadikan rumahnya laksana surga. Rasululloh SAW bersabda, “ wanita yang mengurus rumahnya, senantiasa taat pada suami, dan mengasuh anak-anaknya, maka nilainya sama dengan orang yang berjihad ke medan perang.”
Wanita seperti ini umumnya enggan keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang mengharuskannya keluar rumah. Dia sadar bahwa apabila dirinya keluar rumah, setan akan terus menguntitnya. Seperti sabda Nabi, “Wanita adalah aurat (membangkitkan syahwat lawan jenisnya). Jika ia keluar, maka setan selalu mengintainya.”

5. Wanita yang tidak suka ghibah atawa bergosip. Dia tidak suka bertutur hal-hal yang tidak bermanfaat.

Wanita madu dunia tak ubahnya lebah, yang tidak suka hinggap di tempat kotor. Dia juga selalu memilih makanan yang halal dan baik, mengeluarkan sesuatu yang bermanfaat. Itulah “wanita madu dunia” sejati.

Wahai kaum wanita, apabila anda dapat berperilaku sesuai dengan 5 kriteria di atas, maka di akhirat nanti, anda akan menjadi bidadari-bidadari surga, semoga……. INSYA ALLOH

Next Post (Part 4) : WANITA DAN CINTA...