Banner 468x60
Showing posts with label wanita. Show all posts
Showing posts with label wanita. Show all posts

Karenanya Kau diPilih

Begitu banyakkah wanita yang belum menemukan jodohnya? Sungguh suatu fenomena yang memprihatinkan. Bukankah pernikahan merupakan kebutuhan mendasar? Semua orang menginginkan dan merindukan. Lepas dari jumlah perempuan yang semakin membengkak, tentu tak luput dari faktor kriteria pilihan.Tidak bisa dipungkiri lelaki biasanya memasang setumpuk kriteria calon istrinya, begitupun dengan wanita punya segudang syarat untuk calon suaminya. Tidak jarang saking ketat dan tingginya kriteria mengakibatkan jodoh sebatas angan-angan.

Kembang, sebut saja begitu, usia sudah merayap pada angka 40-an tahun. Berkali-kali proses pernikahannya gagal. Cantik memang tidak dimilikinya, tinggi juga kurang, kekayaan pun tidak bisa diharapkan, parahnya lagi dia juga bukan tipe wanita yang rajin mengkaji ilmu agama dan akhlak. Hari-harinya dilalui dengan penuh tanda tanya, kapankah suami akan diperolehnya?

SIAPA MENOLAK SALIHAH?

Berkaca dari kasus ini sudah semestinya kalau kaum muslimah menggali potensi untuk meningkatkan kualitas diri. Cantik dan tidak memang sudah dari sananya, demikian juga dengan kecerdasan, tingkat sosial, dan semacamnya. Ada yang bisa dikembangkan sehingga menjadi muslimah berkualitas. Perhatian kepada ilmu agama disertai tentunya dengan penempaan diri sehingga menghasilkan akhlak yang mulia. Tiada pilihan kecuali menjadi wanita yang salihah.

Cantik, yang biasanya dijadikan patokan utama oleh kebanyakan orang, tanpa disertai sifat kesalihatan bisa berbahaya. Pintar juga akan merepotkan bila tidak dikawal oleh akhlak yang baik, bisa menjadi wanita yang panjang lidah, tidak sopan dan beradab, atau selalu menjadi pembangkang. Begitu juga yang berharta, tanpa bimbingan agama, kekayaannya sering tidak membawa manfaat, bahkan sebaliknya menjadi bencana. Status sosial yang tidak dibarengi kualitas agama yang baik hanya akan memunculkan sifat keangkuhan.

Berbeda dengan wanita salihat; tanpa kecantikan, kekayaan, kepintaran dan status sosial akan tetap mendatangkan kebaikan. Lebih-lebih bila disertai oleh satu atau lebih sifat yang empat itu, tentu akan menjadi primadona. Siapa yang tidak ingin menikah dengan wanita kaya, cantik, pintar dan terpandang, salihat lagi !

INILAH WANITA PILIHAN

Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam telah memberi tuntunan dalam memilih wanita yang akan dijadikan sebagai istri. Bukan sekedar memilih yang pintar, tapi pria mesti pintar memilih dan wanita pun harus berlaku pintar agar menjadi sosok pilihan. Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam menggambarkan beberapa sifat seorang wanita salihah, pendek tapi cukup untuk menjadi pedoman bagi muslimah.

"Apakah kalian mau saya beritahu tentang simpanan seseorang yang yang paling berharga? Yaitu wanita salihah yang (suaminya) menjadi bahagia bila memandangnya, bila diperintah segera dipenuhi, dan bila suaminya tidak ada dia menjaga kehormatannya." (riwayat Ahmad)

Inilah yang akan menjadikan seorang wanita sebagai pilihan, simpanan nan berharga:

1. Taat
Seorang gadis yang terbiasa taat pada orang tua, akan mudah taat pada suami ketika sudah menikah nanti. Selama perintah suaminya adalah ma'ruf (tidak menyelisihi syariat) dia segera melaksanakannya. Bila perintah tersebut tidak berkenan, akan dicarinya waktu yang tepat untuk meyakinkan suami agar mengurungkan perintahnya tanpa dibarengi bantahan, penentangan, atau pemaksaan kehendak.

2. Enak Dipandang
Tidak harus cantik. Dengan mengoptimalkan segala potensi yang dimilikinya seorang wanita akan membuat senang suami yang memandangnya. Dia akan mampu membuat suaminya merasa nyaman, tenang dan puas. Rasa lelah yang dirasakan suami setelah bekerja seharian sirna oleh sambutan sang istri. Dengan begitu suami tidak akan berbuat yang tidak-tidak ketika di luar rumah. Hal ini akan mudah dilakukan oleh wanita yang terbiasa bersikap manis dan murah senyum kepada orang tuanya.

3. Cinta dan Pasrah
Seorang pria tentu berharap mendapat seorang istri yang mampu mencintai sepenuh hati dan bersikap pasrah. Wanita yang dalam berbuat dan bertingkah laku selalu berupaya menyenangkan suami dan menjauhi hal-hal yang mendatangkan kebenciannya. Kalau suami, saat di rumah, tidak mendapatkan istri yang bersikap manis, penuh kasih, bersih, senantiasa tersenyum memikat, perkataan indah, penuh cinta nan suci, akhlak islami serta sentuhan tangan yang penuh kasih sayang, maka di mana lagi dia bisa mendapatkannya?

4. Suka Membantu
Wanita salihah adalah yang selalu mengajak suaminya pada kebaikan agama dan dunianya. Bukannya memberatkan, namun justru mengingatkan suami untuk selalu berlaku taat pada Allah subhanahu wa ta'ala, serta memberikan saran dan pendapat demi kemajuan usaha sang suami.

Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu 'anha, istri pertama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sekaligus ibu kita semua, merupakan teladan wanita pilihan. Beliau sumbangkan harta dan perhatiannya untuk perjuangan Rasulullah, menyantuni kerabat dan selalu menyambung silaturahmi. Akankah Anda mewarisi sifat dan perilakunya? Kalau ya, karenanyalah engkau dipilih!

Majalah NIKAH Vol.3. No.12, Maret 2005

Wanita dan CInta


Rasanya kurang lengkap apabila cinta tidak dikaitkan dengan wanita. Dalam urusan cinta, wanita sangat pintar menyimpan rasa cintanya pada seseorang. Bahkan Ali bin Abi Tholib pernah berkata bahwa seorang wanita mampu menyembunyikan rasa cintanya selama 40 tahun. Karena mereka akan sangat malu sekali apabila rasa cintanya terlihat oleh laki-laki yang dicintainya, apalagi kalau ternyata cintanya bertepuk sebelah tangan.

Pada umumnya wanita lebih suka menunggu, daripada mengutarakan cintanya terlebih dahulu. Dalam urusan cinta, kaum wanita lebih pandai membuat surprise yang tak terduga, suasana awal yang biasa-biasa saja, bisa dia rubah menjadi suasana yang sangat istimewa dan tak kan terlupa sepanjang masa, meski tak menutup kemungkinan laki-laki pun bisa menciptakan suasana seperti itu.

Kelemahan Wanita dalam bercinta
Selalu ada kelemahan di dunia ini karena manusia tidak ada yang sempurna, begitu juga wanita dalam hal percintaan. Hal ini harus disadari oleh wanita, karena saat ini tidak sedikit laki-laki yang hanya ingin mempermainkan wanita sebagai pemuas nafsu belaka. Kelemahan wanita berbeda-beda sesuai dengan karakternya masing-masing.

Ada beberapa kelemahan wanita dalam bercinta yang biasanya ada di diri seorang wanita, misalnya aja :

1. Mudah luluh oleh bujuk rayu, kata-kata puitis bin gombalitis, dan sejenisnya.

2. Berpenampilan dewasa dan senang mengalah, maksudnya disini adalah wanita menyukai laki-laki yang suka mengalah dan terlihat dewasa di hadapan wanita. Hal ini memberikan penilaian bahwa laki-laki tersebut sebagai pengayom dan pemberi ketentraman. Wanita manapun pasti butuh hal itu.

3. Perhatian yang cukup bahkan berlebih. Wanita akan merasa GR, berbunga-bunga jika mendapat perhatian yang istimewa dari seorang laki-laki. Hal ini akan menumbuhkan rasa cinta dari hati si wanita.

4. Kesamaan pola pikir. Wanita akan mencari laki-laki yang mempunyai pikiran dan kesamaan ide dengan dirinya. Walaupun tidak terlihat tampan, tidak telihat keren, tapi jika dalam perilaku dan ungkapan-ungkapannya selaras dengan pikiran dan keinginan wanita tersebut, maka sudah bisa dipastikan laki-laki itu akan terlihat istimewa dibanding laki-laki lain.

Keempat ciri di atas biasanya ada di diri wanita, semoga wanita bisa lebih mawas diri terhadap kelemahan-kelemahannya dalam bercinta. Sehingga tidak mudah tertipu oleh rayuan gombal laki-laki penjahat cinta. Tak lupa mintalah perlindungan kepada Alloh SWT, agar selalu terhindar dari mara bahaya yang disebabkan oleh Syetan yang terkutuk. Amin.....

Wanita, Madu Dunia ( Part 3 )


Postingan sebelumnya berisi ttg wanita sebagai racun dunia, nah postingan kali ini kebalikan dari racun, yaitu madu. Ya…. Wanita bisa diibaratkan sebagai madu dunia.

Wanita, tercipta dalam keadaan suci, bersih dan indah. Rasululloh SAW bersabda :
“ Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita shalihah.”

Hanya saja tidak semua wanita menjadi madu dunia, karena untuk mencapai predikat madu dunia diperlukan syarat-syarat tertentu.
Apa aja syarat-syaratnya?? Ini nih :

1. Seorang wanita yang berbudi pekerti baik dan dapat menentramkan jiwa suami atau calon suaminya. Rasululloh SAW bersabda :
“ Perempuan terbaik ialah yang menyenangkan bila dipandang (suaminya), yang penurut bila suaminya memerintah, yang tidak menentang (ketika suami menginginkan bersenang-senang), dan tidak mengalokasikan hartanya dengan cara yang tidak disukai suaminya.”

Hadist ini menandakan betapa indahnya seorang wanita, yang mampu menentramkan hati sang suami di kala gundah.

2. Wanita yg tidak matrealistis, diakui atau tidak ini sangat sulit menemukan wanita yang tidak selalu menilai sesuatu diukur dengan materi. Maka dari itu, jika seorang wanita mampu menjaga dan mengendalikan nafsu materialisnya, maka dialah perhiasan dunia.

3. Wanita yang tidak membuka auratnya, yang tidak mau auratnya di eksploitasi untuk dipertontonkan di depan publik, apalagi untuk kepentingan bisnis, atas nama iklan lah, cover girl lah apalagi kontes kecantikan. Wanita madu dunia akan merasa malu seandainya auratnya diumbar di depan umum.

4. Wanita yang sanggup menjadikan rumahnya laksana surga. Rasululloh SAW bersabda, “ wanita yang mengurus rumahnya, senantiasa taat pada suami, dan mengasuh anak-anaknya, maka nilainya sama dengan orang yang berjihad ke medan perang.”
Wanita seperti ini umumnya enggan keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang mengharuskannya keluar rumah. Dia sadar bahwa apabila dirinya keluar rumah, setan akan terus menguntitnya. Seperti sabda Nabi, “Wanita adalah aurat (membangkitkan syahwat lawan jenisnya). Jika ia keluar, maka setan selalu mengintainya.”

5. Wanita yang tidak suka ghibah atawa bergosip. Dia tidak suka bertutur hal-hal yang tidak bermanfaat.

Wanita madu dunia tak ubahnya lebah, yang tidak suka hinggap di tempat kotor. Dia juga selalu memilih makanan yang halal dan baik, mengeluarkan sesuatu yang bermanfaat. Itulah “wanita madu dunia” sejati.

Wahai kaum wanita, apabila anda dapat berperilaku sesuai dengan 5 kriteria di atas, maka di akhirat nanti, anda akan menjadi bidadari-bidadari surga, semoga……. INSYA ALLOH

Next Post (Part 4) : WANITA DAN CINTA...

Wanita, Virus Dunia ( Part 2 )


Wanita adalah perhiasan dunia, namun kadang wanita bisa menjadi penghancur dan racun dunia. Rasulullah bersabda : “Wanita adalah pangkal segala bahaya.”

Hadist ini mengingatkan kita pada fakta sejarah masa lampau, dimana kaum wanita banyak memakan “korban” kaum lelaki.

Contohnya :
1. Pembunuhan pertama di dunia yang dilakukan Qabil terhadap saudaranya Habil, disebabkan oleh wanita.


2. Terpenjaranya Yusuf as, juga akibat rayuan wanita.

3. Takluknya Fir’aun, gara-gara kepincut Cleopatra

4. Hancurnya kekuasaan Napoleon Bonaparte tak lain karena rayuan wanita.

Well, dari contoh kecil ini membuktikan bahwa wanita memiliki daya magis yg sangat luar biasa meracuni pikiran kaum lelaki.

Kisah Qais yang sangat mencintai Laila sampai gila, juga merupakan Ibrah yang patut direnungkan. Terlepas apakah kisah ini (Laila Majnun) hanyalah kisah fiksi, yang pasti daya magis wanita memang luar biasa hingga Qais rela mati demi Laila. Pemuda itu mati dengan memeluk batu nisan Laila.

Khalil Gibran, yang dinobatkan “The Immortal Prophet of Lebanon”, menderita sampai akhir hayatnya hanya karena cintanya terhadap sang kekasih.

Di India, terkenal kisah Rama yang berani mengorbankan harta dan kekuasaan demi merebut Shinta.

Di Negara Barat, kisah yang terkenal adalah Romeo dan Juliet. Mereka rela bunuh diri dengan menenggak racun daripada cinta mereka tidak bersatu.

Bagaimana di Indonesia? Di Indonesia pun terkenal roman Syamsul Bahri dan Siti Nurbaya, dimana kisah cinta mereka berakhir tragis.

Fakta-fakta diatas menunjukkan bahwa cinta seorang lelaki kepada wanita mampu membius dan melenakan, sehingga kehidupan sang lelaki menjadi hancur, karirnya rusak, wibawanya jatuh, hingga nyawa pun melayang. Ini meneguhkan hipotesa bahwa wanita memang makhluk penggoda. Padahal penggoda identik dengan Syaitan.

Maka sangatlah tidak mengherankan bila Rasulullah SAW bersabda : “Tidak ada cobaan lain setelah kematianku yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki, kecuali cobaan yang berhubungan dengan wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Akan tetapi, tidak semua wanita itu racun dunia. Hanya wanita yang tidak sadar kodratnya sebagai wanita, yang senang mengumbar nafsu, membuka aurat, dan mempunyai budi pekerti yang buruk yang bisa dikatakan racun dunia. Sedangkan wanita yang berakhlak mulia, menjaga hawa nafsu, dan mengerti kodrat kewanitaannya, bukanlah racun dunia, melainkan perhiasan yang sangat mahal harganya yang tidak mungkin dibeli dengan harta benda. Tentunya akan sangat beruntung sekali laki-laki yang mendapatkan istri seperti itu. Wanita seperti ini akan menjadi penyejuk hati dikala sang suami sedang gundah, penjaga harta suami disaat sang suami bepergian, merawat & mendidik penerus umat Nabi Muhammad. Dan semoga kita termasuk di dalam golongan perhiasan dunia, yaitu wanita sholehah. Amin....

Next Post ( Part 3 ) : Wanita, Madu Dunia

Wanita, Makhluk Penuh Pesona (Part 1)


Wanita, makhluk Alloh yang sangat istimewa. Wanita adalah perhiasan dunia. Sebagaimana sabda Rasululloh SAW :
"Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita shalihah." (HR. Muslim dan Nasa'i)
Membicarakannya selalu mendebarkan jiwa para kaum adam. Wanita, selalu menjadi perbincangan aktual di mana aja. Bahkan wanita yang sudah menjadi milik seseorang pun bisa menjadi topik hangat yang diperbincangkan oleh para kaum lelaki.
Maka tak heran perbincangan mengenai wanita menebarkan keharuman yang tiada tara di muka bumi ini.
Seorang wanita diciptakan sebagai anugerah untuk semua makhluk di jagat raya, coba bayangkan seandainya tidak perah diciptakan wanita untuk menemani kaum lelaki?? Dunia serasa tak berwarna.

Pada saat Adam As diciptakan oleh Alloh SWT di surga, ia merasakan kegersangan jiwa yang tak terperikan, padahal kenikmatan surga sangat luar biasa; tak bisa diungkap dengan kata-kata, di tulis dengan goresan pena, terlihat oleh panca indera, dan tak pernah terbersit di dalam pikiran manusia. Akan tetapi, kenikmatan itu terasa hampa bagi Nabi Adam As, karena tidak ada wanita di sisinya. Karena itulah, Alloh menciptakan Hawa untuk menemaninya , agar kenikmatan surga dapat dirasakan dengan sempurna.

So, berbahagialah waha para kaum wanita, karena kita diciptakan khusus oleh Alloh SWT, dengan keistimewaan yang luar biasa.

WANITA, DALAM PANDANGAN AGAMA
Pada masa Jahiliyah, sebelum Rasululloh di utus ke muka bumi, derajat wanita sangat rendah, bahakan dianggap begitu hina. Wanita hanya dianggap sebagai pemuas nafsu belaka, bahkan lebih parahnya lagi, jika sang suami meninggal, maka para istri diwariskan kepada anggota keluarga lainnya. Mereka juga diperjual-belikan, dijadikan barang dagangan, bahkan dianggap roh jahat. Ketika melahirkan, mereka dinilai sebagai aib yang memalukan keluarga. Padahal hamil & melahirkan merupakan sarana untuk memperbanyak keturunan.

Nabi Muhammad SAW diutus untuk mengangkat derajat wanita agar setara dengan laki-laki. Bahkan Rasululloh SAW menganjurkan kaum pria untuk memperlakukan wanita dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.
Rasululloh SAW bersabda : " Perlakukan kaum wanita dengan baik."

Jadi, dalam pandangan Islam, wanita dan laki-laki sama. Namun satu hal yang perlu dicatat, meskipun wanita sudah sederajat dengan pria, tetap secara fitrah wanita dan laki-laki berbeda. Jadi jangan maksain diri untuk memperoleh hak dan kewajiban seperti laki-laki yah......

Next Post (part 2) : Wanita, Virus Dunia???

Wanita.....


Ketika Tuhan menciptakan wanita, Malaikat datang dan bertanya, “Mengapa begitu lama tuhan?”
Tuhan menjawab, “sudahlah, engkau lihat semua detail yang Saya buat untuk menciptakan mereka?”
“dua tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan.”
“mampu menjaga banyak anak dalam waktu yang bersamaan. Mempunyai pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan. Dan semua dilakukannya cukup dengan dua tangan ini.”

Malaikat takjub, “hanya dengan dua tangan?! Dan itu model standard?!”
“Sudahlah Tuhan, cukup dulu hari ini. Besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakan.”
“Oh tidak, Saya akan menyelesaikan ciptaan ini dulu karena ini adalah ciptaan favorit-Ku. Dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari.”

Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita ciptaan Tuhan itu lalu berkata, “tapi Engkau membuatnya begitu lembut Tuhan.”
“Ya, Saya membuatnya lembut, tapi engkau belum bisa bayangkan kekuatan yang Saya berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.”

“Dia bisa berpikir?” tanya malaikat.
Tuhan menjawab, “tidak hanya berfikir, dia mampu bernegosiasi.”

Malaikat menyentuh dagunya, “Tuhan, Engkau buat ciptaan ini kelihatan lelah dan rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya.”
“Itu bukan lelah atau rapuh, itu air mata” koreksi Tuhan.

“Untuk apa?” tanya malaikat
Tuhan melanjutkan, “Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebanggaan.”

“Luar biasa, Engkau memang Maha Segalanya. Engkau memikirkan segala sesuatunya. Wanita ciptaan-Mu ini akan sungguh menakjubkan” kata malaikat.

“Tentu saja, wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki. Dia bahkan bisa mengatasi beban melebihi laki-laki. Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan kesedihan sendiri. Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit, menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan. Dia berkorban demi orang yang dicintainya, mampu berdiri melawan ketidakadilan. Dia tidak menolak kala melihat yang lebih baik, menerjunkan diri untuk keluarganya, dia membawa temannya yang sakit untuk berobat. Cintanya tanpa syarat....”

“Dia menangis saat melihat anaknya menjadi pemenang, dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa, dia begitu bahagia mendengar kelahiran. Hatinya begitu sedih mendengar berita sakait dan kematian. Akan tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup. Dia tahu bahwa ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka. Hanya saja satu hal yang kurang dari wanita, yaitu DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA..........”

So, Girls! Betapa hebatnya kita sebagai wanita. Tuhan menciptakan kita dengan semua kemampuan yang tidak dimiliki kaum pria. Belum lagi kodrat kita untuk bisa mengandung dan melahirkan, itu adalah anugrah yang sangat luar biasa.
Tulisan ini bukan untuk melemahkan sifat – sifat Tuhan, karena kita tahu Tuhan yang menciptakan kita adalah Tuhan Maha Segalanya, hanya saja tulisan ini di buat seperti ini agar mudah dipahami dan menyadarkan wanita betapa berharganya mereka.
Selama ini saya pun tidak menyadari betapa kita sangat diperhatikan dan disayang oleh Tuhan kita. Bukankah benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiarkan terserak, bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.

Bersyukurlah kita menjadi seorang wanita.............

ISTIMEWANYA SEORANG WANITA


Kalian semua harusnya bangga jadi seorang muslimah, tidak perlu iri dengan kelebihan yang ada pada lelaki. Nggak percaya? baca ini:
Kaum feminis bilang, susah menjadi wanita ISLAM. Lihat saja peraturan dibawah ini :
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya kurang dibanding lelaki.
4. Wanita menerima pusaka atau warisan kurang dari lelaki.
5. Wanita harus menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
6. Wanita wajib taat kepada suaminya tetapi suami tak perlu taat pada isterinya.
7. Talak ada di tangan suami dan bukan isteri.
8. Wanita kurang banyak beribadah karena masalah haid dan nifas yang tidak dialami lelaki.
Makanya mereka tidak lelah-lelahnya berpromosi untuk “MEMERDEKAKAN WANITA ISLAM”!

Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya)…??

1.Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiarkan terserak, bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.

2. Wanita perlu taat kepada suami tetapi lelaki pun wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari bapaknya. Bukankah ibu adalah seorang wanita?

3. Wanita menerima pusaka atau warisan kurang dari lelaki tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya. Manakala lelaki menerima pusaka atau warisan, ia akan menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anaknya.

4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat, dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan matinya jika karena melahirkan adalah syahid.

5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan mempertanggungjawabkan 4 wanita ini: Isterinya, ibunya, anak perempuannya, dan saudara perempuannya. Seorang wanita pula, tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki ini: Suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara, lelakinya.

6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu manapun yang disukainya cukup dengan 4 syarat saja : shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat pada suaminya dan menjaga kehormatannya.

7. Seorang lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah tetapi wanita jika taat pada suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, ia akan turut menerima pahala seperti pahala orang pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

MasyaALLAH… demikian sayangnya ALLAH pada wanita.

Bagaimana……? Masih merasa tidak adil?
Berbahagialah menjadi seorang muslimah!!!

13 Hal yang Disukai Pria dari Wanita

Cinta adalah fitrah manusia. Cinta juga salah satu bentuk kesempurnaan penciptaan yang Allah berikan kepada manusia. Allah menghiasi hati manusia dengan perasaan cinta pada banyak hal. Salah satunya cinta seorang lelaki kepada seorang wanita, demikian juga sebaliknya.
Rasa cinta bisa menjadi anugerah jika luapkan sesuai dengan bingkai nilai-nilai ilahiyah. Namun, perasaan cinta dapat membawa manusia ke jurang kenistaan bila diumbar demi kesenangan semata dan dikendalikan nafsu liar.
Islam sebagai syariat yang sempurna, memberi koridor bagi penyaluran fitrah ini. Apalagi cinta yang kuat adalah salah satu energi yang bisa melanggengkan hubungan seorang pria dan wanita dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Karena itu, seorang pria shalih tidak asal dapat dalam memilih wanita untuk dijadikan pendamping hidupnya.
Ada banyak faktor yang bisa menjadi sebab munculnya rasa cinta seorang pria kepada wanita untuk diperistri. Setidak-tidaknya seperti di bawah ini.

1. Karena akidahnya yang Shahih

Keluarga adalah salah satu benteng akidah. Sebagai benteng akidah, keluarga harus benar-benar kokoh dan tidak bisa ditembus. Jika rapuh, maka rusaklah segala-galanya dan seluruh anggota keluarga tidak mungkin selamat dunia-akhirat. Dan faktor penting yang bisa membantu seorang lelaki menjaga kekokohan benteng rumah tangganya adalah istri shalihah yang berakidah shahih serta paham betul akan peran dan fungsinya sebagai madrasah bagi calon pemimpin umat generasi mendatang.
Allah menekankah hal ini dalam firmanNya, “Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (Al-Baqarah: 221).

2.Karena paham agama dan mengamalkannya

Ada banyak hal yang membuat seorang lelaki mencintai wanita. Ada yang karena kemolekannya semata. Ada juga karena status sosialnya. Tidak sedikit lelaki menikahi wanita karena wanita itu kaya. Tapi, kata Rasulullah yang beruntung adalah lelaki yang mendapatkan wanita yang faqih dalam urusan agamanya. Itulah wanita dambaan yang lelaki shalih.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, ambillah wanita yang memiliki agama (wanita shalihah), kamu akan beruntung.” (Bukhari dan Muslim)
Rasulullah saw. juga menegaskan, “Dunia adalah perhiasan, dan perhiasan dunia yang paling baik adalah wanita yang shalihah.” (Muslim, Ibnu Majah, dan Nasa’i).
Jadi, hanya lelaki yang tidak berakal yang tidak mencintai wanita shalihah.

3. Dari keturunan yang baik

Rasulullah saw. mewanti-wanti kaum lelaki yang shalih untuk tidak asal menikahi wanita. “Jauhilah rumput hijau sampah!” Mereka bertanya, “Apakah rumput hijau sampah itu, ya Rasulullah?” Nabi menjawab, “Wanita yang baik tetapi tinggal di tempat yang buruk.” (Daruquthni, Askari, dan Ibnu ‘Adi)
Karena itu Rasulullah saw. memberi tuntunan kepada kaum lelaki yang beriman untuk selektif dalam mencari istri. Bukan saja harus mencari wanita yang tinggal di tempat yang baik, tapi juga yang punya paman dan saudara-saudara yang baik kualitasnya. “Pilihlah yang terbaik untuk nutfah-nutfah kalian, dan nikahilah orang-orang yang sepadan (wanita-wanita) dan nikahilah (wanita-wanitamu) kepada mereka (laki-laki yang sepadan),” kata Rasulullah. (Ibnu Majah, Daruquthni, Hakim, dan Baihaqi).
“Carilah tempat-tempat yang cukup baik untuk benih kamu, karena seorang lelaki itu mungkin menyerupai paman-pamannya,” begitu perintah Rasulullah saw. lagi. “Nikahilah di dalam “kamar” yang shalih, karena perangai orang tua (keturunan) itu menurun kepada anak.” (Ibnu ‘Adi)
Karena itu, Utsman bin Abi Al-’Ash Ats-Tsaqafi menasihati anak-anaknya agar memilih benih yang baik dan menghindari keturunan yang jelek. “Wahai anakku, orang menikah itu laksana orang menanam. Karena itu hendaklah seseorang melihat dulu tempat penanamannya. Keturunan yang jelek itu jarang sekali melahirkan (anak), maka pilihlah yang baik meskipun agak lama.”

4. Masih gadis

Siapapun tahu, gadis yang belum pernah dinikahi masih punya sifat-sifat alami seorang wanita. Penuh rasa malu, manis dalam berbahasa dan bertutur, manja, takut berbuat khianat, dan tidak pernah ada ikatan perasaan dalam hatinya. Cinta dari seorang gadis lebih murni karena tidak pernah dibagi dengan orang lain, kecuali suaminya.
Karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan menikah dengan gadis. “Hendaklah kalian menikah dengan gadis, karena mereka lebih manis tutur katanya, lebih mudah mempunyai keturunan, lebih sedikit kamarnya dan lebih mudah menerima yang sedikit,” begitu sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi.
Tentang hal ini A’isyah pernah menanyakan langsung ke Rasulullah saw. “Ya Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika engkau turun di sebuah lembah lalu pada lembah itu ada pohon yang belum pernah digembalai, dan ada pula pohon yang sudah pernah digembalai; di manakah engkau akan menggembalakan untamu?” Nabi menjawab, “Pada yang belum pernah digembalai.” Lalu A’isyah berkata, “Itulah aku.”
Menikahi gadis perawan akan melahirkan cinta yang kuat dan mengukuhkan pertahanan dan kesucian. Namun, dalam kondisi tertentu menikahi janda kadang lebih baik daripada menikahi seorang gadis. Ini terjadi pada kasus seorang sahabat bernama Jabir.
Rasulullah saw. sepulang dari Perang Dzat al-Riqa bertanya Jabir, “Ya Jabir, apakah engkau sudah menikah?” Jabir menjawab, “Sudah, ya Rasulullah.” Beliau bertanya, “Janda atau perawan?” Jabir menjawab, “Janda.” Beliau bersabda, “Kenapa tidak gadis yang engkau dapat saling mesra bersamanya?” Jabir menjawab, “Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku telah gugur di medan Uhud dan meninggalkan tujuh anak perempuan. Karena itu aku menikahi wanita yang dapat mengurus mereka.” Nabi bersabda, “Engkau benar, insya Allah.”

5. Sehat jasmani dan penyayang

Sahabat Ma’qal bin Yasar berkata, “Seorang lelaki datang menghadap Nabi saw. seraya berkata, “Sesungguhnya aku mendapati seorang wanita yang baik dan cantik, namun ia tidak bisa melahirkan. Apa sebaiknya aku menikahinya?” Beliau menjawab, “Jangan.” Selanjutnya ia pun menghadap Nabi saw. untuk kedua kalinya, dan ternyata Nabi saw. tetap mencegahnya. Kemudian ia pun datang untuk ketiga kalinya, lalu Nabi saw. bersabda, “Nikahilah wanita yang banyak anak, karena sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat-umat lain.” (Abu Dawud dan Nasa’i).
Karena itu, Rasulullah menegaskan, “Nikahilah wanita-wanita yang subur dan penyayang. Karena sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya kalian dari umat lain.” (Abu Daud dan An-Nasa’i)

6. Berakhlak mulia

Abu Hasan Al-Mawardi dalam Kitab Nasihat Al-Muluk mengutip perkataan Umar bin Khattab tentang memilih istri baik merupakan hak anak atas ayahnya, “Hak seorang anak yang pertama-tama adalah mendapatkan seorang ibu yang sesuai dengan pilihannya, memilih wanita yang akan melahirkannya. Yaitu seorang wanita yang mempunyai kecantikan, mulia, beragama, menjaga kesuciannya, pandai mengatur urusan rumah tangga, berakhlak mulia, mempunyai mentalitas yang baik dan sempurna serta mematuhi suaminya dalam segala keadaan.”

7. Lemah-lembut

Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari A’isyah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Wahai A’isyah, bersikap lemah lembutlah, karena sesungguhnya Allah itu jika menghendaki kebaikan kepada sebuah keluarga, maka Allah menunjukkan mereka kepada sifat lembah lembut ini.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Jika Allah menghendaki suatu kebaikan pada sebuah keluarga, maka Allah memasukkan sifat lemah lembut ke dalam diri mereka.”

8. Menyejukkan pandangan

Rasulullah saw. bersabda, “Tidakkah mau aku kabarkan kepada kalian tentang sesuatu yang paling baik dari seorang wanita? (Yaitu) wanita shalihah adalah wanita yang jika dilihat oleh suaminya menyenangkan, jika diperintah ia mentaatinya, dan jika suaminya meninggalkannya ia menjaga diri dan harta suaminya.” (Abu daud dan An-Nasa’i)
“Sesungguhnya sebaik-baik wanitamu adalah yang beranak, besar cintanya, pemegang rahasia, berjiwa tegar terhadap keluarganya, patuh terhadap suaminya, pesolek bagi suaminya, menjaga diri terhadap lelaki lain, taat kepada ucapan dan perintah suaminya dan bila berdua dengan suami dia pasrahkan dirinya kepada kehendak suaminya serta tidak berlaku seolah seperti lelaki terhadap suaminya,” begitu kata Rasulullah saw. lagi.
Maka tak heran jika Asma’ binti Kharijah mewasiatkan beberapa hal kepada putrinya yang hendak menikah. “Engkau akan keluar dari kehidupan yang di dalamnya tidak terdapat keturunan. Engkau akan pergi ke tempat tidur, di mana kami tidak mengenalinya dan teman yang belum tentu menyayangimu. Jadilah kamu seperti bumi bagi suamimu, maka ia laksana langit. Jadilah kamu seperti tanah yang datar baginya, maka ia akan menjadi penyangga bagimu. Jadilah kamu di hadapannya seperti budah perempuan, maka ia akan menjadi seorang hamba bagimu. Janganlah kamu menutupi diri darinya, akibatnya ia bisa melemparmu. Jangan pula kamu menjauhinya yang bisa mengakibatkan ia melupakanmu. Jika ia mendekat kepadamu, maka kamu harus lebih mengakrabinya. Jika ia menjauh, maka hendaklah kamu menjauh darinya. Janganlah kami menilainya kecuali dalam hal-hal yang baik saja. Dan janganlah kamu mendengarkannya kecuali kamu menyimak dengan baik dan jangan kamu melihatnya kecuali dengan pandangan yang menyejukan.”

9. Realistis dalam menuntut hak dan melaksanakan kewajiban

Salah satu sifat terpuji seorang wanita yang patut dicintai seorang lelaki shalih adalah qana’ah. Bukan saja qana’ah atas segala ketentuan yang Allah tetapkan dalam Al-Qur’an, tetapi juga qana’ah dalam menerima pemberian suami. “Sebaik-baik istri adalah apabila diberi, dia bersyukur; dan bila tak diberi, dia bersabar. Engkau senang bisa memandangnya dan dia taat bila engkau menyuruhnya.” Karena itu tak heran jika acapkali melepas suaminya di depan pintu untuk pergi mencari rezeki, mereka berkata, “Jangan engkau mencari nafkah dari barang yang haram, karena kami masih sanggup menahan lapar, tapi kami tidak sanggup menahan panasnya api jahanam.”
Kata Rasulullah, “Istri yang paling berkah adalah yang paling sedikit biayanya.” (Ahmad, Al-Hakim, dan Baihaqi dari A’isyah r.a.)
Tapi, “Para wanita mempunyai hak sebagaimana mereka mempunyai kewajiban menurut kepantasan dan kewajaran,” begitu firman Allah swt. di surah Al-Baqarah ayat 228. Pelayanan yang diberikan seorang istri sebanding dengan jaminan dan nafkah yang diberikan suaminya. Ini perintah Allah kepada para suami, “Berilah tempat tinggal bagi perempuan-perempuan seperti yang kau tempati. Jangan kamu sakiti mereka dengan maksud menekan.” (At-Thalaq: 6)

10. Menolong suami dan mendorong keluarga untuk bertakwa

Istri yang shalihah adalah harta simpanan yang sesungguhnya yang bisa kita jadikan tabungan di dunia dan akhirat. Iman Tirmidzi meriwayatkan bahwa sahabat Tsauban mengatakan, “Ketika turun ayat ‘walladzina yaknizuna… (orang yang menyimpan emas dan perak serta tidak menafkahkannya di jalan Allah), kami sedang bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan. Lalu, sebagian dari sahabat berkata, “Ayat ini turun mengenai emas dan perak. Andaikan kami tahu ada harta yang lebih baik, tentu akan kami ambil”. Rasulullah saw. kemudian bersabda, “Yang lebih utama lagi adalah lidah yang berdzikir, hati yang bersyukur, dan istri shalihah yang akan membantu seorang mukmin untuk memelihara keimanannya.”

11. Mengerti kelebihan dan kekurangan suaminya

Nailah binti Al-Fafishah Al-Kalbiyah adalah seorang gadis muda yang dinikahkan keluarganya dengan Utsman bin Affan yang berusia sekitar 80 tahun. Ketika itu Utsman bertanya, “Apakah kamu senang dengan ketuaanku ini?” “Saya adalah wanita yang menyukai lelaki dengan ketuaannya,” jawab Nailah. “Tapi ketuaanku ini terlalu renta.” Nailah menjawab, “Engkau telah habiskan masa mudamu bersama Rasulullah saw. dan itu lebih aku sukai dari segala-galanya.”
12. Pandai bersyukur kepada suami
Rasulullah saw. bersabda, “Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur (berterima kasih) kepada suaminya, sedang ia sangat membutuhkannya.” (An-Nasa’i).

13. Cerdas dan bijak dalam menyampaikan pendapat

Siapa yang tidak suka dengan wanita bijak seperti Ummu Salamah? Setelah Perjanjian Hudhaibiyah ditandatangani, Rasulullah saw. memerintahkan para sahabat untuk bertahallul, menyembelih kambing, dan bercukur, lalu menyiapkan onta untuk kembali pulang ke Madinah. Tetapi, para sabahat tidak merespon perintah itu karena kecewa dengan isi perjanjian yang sepertinya merugikan pihak kaum muslimin.
Rasulullah saw. menemui Ummu Salamah dan berkata, “Orang Islam telah rusak, wahai Ummu Salamah. Aku memerintahkan mereka, tetapi mereka tidak mau mengikuti.”
Dengan kecerdasan dalam menganalisis kejadian, Ummu Salamah mengungkapkan pendapatnya dengan fasih dan bijak, “Ya Rasulullah, di hadapan mereka Rasul merupakan contoh dan teladan yang baik. Keluarlah Rasul, temui mereka, sembelihlah kambing, dan bercukurlah. Aku tidak ragu bahwa mereka akan mengikuti Rasul dan meniru apa yang Rasul kerjakan.”
Subhanallah, Ummu Salamah benar. Rasulullah keluar, bercukur, menyembelih kambing, dan melepas baju ihram. Para sahabat meniru apa yang Rasulullah kerjakan. Inilah berkah dari wanita cerdas lagi bijak dalam menyampaikan pendapat. Wanita seperti inilah yang patut mendapat cinta dari seorang lelaki yang shalih.

Sumber : Mochamad Bugi

19 KEUTAMAAN SEORANG WANITA

1. Doa wanita lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayangnya yang lebih kuat dari lelaki.

2. Wanita yang Sholichah itu lebih baik daripada 1000 orang lelaki yang sholeh.

3. Barang siapa yang menngembirakan anak wanitanya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takutkan Allah.

4. Barang siapa yang membawa hadiah ( oleh-oleh ) lalu diberikan kepada keluarganya, hendaklah mendahulukan anak wanitanya dari anak laki-laki

5. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama Rasulullah SAW didalam Syurga.

6. Barang siapa mempunyai 2 atau 3 anak wanita, atau 2 atau 3 saudara wanita lalu dia bersikap ichsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa taqwa dan tanggung jawab maka baginya adalah Syurga.

7. Barang siapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak wanitanya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka (Aisyah r.a.).

8. Syurga dibawah telapak kaki Ibu ( Hadits )

9. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga, maka masuklah dari pintu yang dikehendaki.

10. Wanita yang taat akan suaminya serta menjaga sholat dan puasanya, semua ikan-ikan dilaut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama dia taat pada suaminya dan direlakanya.

11. Apabila memanggil akan engkau dua orang Ibu Bapakmu, maka jawablah panggilan Ibumu dahulu.

12. Aisyah r. a. berkata “ Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita ? “ Jawab Baginda, “ Suaminya “ Siapa pula berhak terhadap lelaki ? Jawab Rasulullah “ Ibunya “

13. Wanita apabila sholat 5 waktu, puasa 1 bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu Syurga mana saja yang dia kehendaki.

14. Tiap wanita yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T memasukkan dia kedalam Syurga 10.000 tahun lebih dahulu dari suaminya.

15. Apabila seorang wanita mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah S.W.T mencatatkan baginya setiap hari dengan 1000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1000 kejahatan.

16. Apabila seorang wanita mulai sakit hendak bersalin, maka Allah S.W.T mencatatkan baginya pahal orang yang berjihad pada jalan Allah.

17. Apabila seorang wanita melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya

18. Apabila telah lahir anaknya lalu disusuinya, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan dari pada susunya diberi satu kebajikan.

19. Apabila ibu semalaman tidak tidur karena memelihara anaknya yang sakit, maka Allah S.W.T memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah.

Subhanallah, beruntungnya kita menjadi seorang wanita…