Banner 468x60
Showing posts with label pengobatan islami. Show all posts
Showing posts with label pengobatan islami. Show all posts

PETUNJUK NABI UNTUK MENGOBATI DIRI SENDIRI

Nabi Muhammad SAW memberikan petunjuk tentang cara mengobati diri beliau sendiri, keluarganya dan para sahabat. Jenis obat yang digunakan oleh Rasulullah dan sahabatnya tidak berupa campuran kimia yang biasa disebut eqrabadzain. Sebagian besar obat yang di konsumsi adalah obat non kimiawi. Para ahli setuju bahwa penyakit dapat diobati dengan makanan sehat, maka penggunaan obat sebisa mungkin dihindari. JIka terpaksa harus mengkonsumsi obat, sebisa mungkin obat yang digunakan adalah obat sederhana. 

Dokter-dokter yang sudah berpengalaman sering menggunakan obat-obat sederhana yang mengandung salah satu unsur dari tiga unsur kesehatan. obat Obat seharusnya sama atau berkaitan dengan makanan yang biasa dikonsumsi pasien. BAngsa-bangsa yang mengkonsumsi satu atau hanya sedikit jenis makanan sehat umumnya jarang menderita penyakit dan pengobatan mereka juga sederhana. Orang-orang yang hidup di kota-kota dengan jenis makanan yang kompleks membutuhkan obat kimia yang terdiri dari campuran beberapa unsur, karena sangat sesuai dengan penyakit mereka.

Pengobatan Nabi memiliki unsur Ilahiyah. Unsur ini membuat perbandingan antara pengobatan Nabi dengan pengobatan dokter mirip dengan perbandingan antara pengobatan dokter dengan pengobatan tradisional. Para ahli kesehatan terbaik mengakui fakta ini. Sebagian di antara mereka menyatakan bahwa ilmu pengetahuan dipelajari lewat dunia binatang. Misalnya, mereka mengamati kucing yang menelan hewan berbisa. Kemudian kucing itu menjilat minyak tanah di lampu untuk menetralisir bisa hewan yang dimakannya. Mereka juga mengamati beberapa burung yang meminum air laut ketika suhu tubuhnya panas.

SETIAP PENYAKIT ADA OBATNYA
Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab shahih-nya dari hadits Abu Zubair yang meriwayatkandari Jabir bin Abdullah bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda
"Setiap penyakit ada obatnya. Jika obat yang tepat diberikan, dengan izin Alloh, penyakit itu akan sembuh." (HR. Ahmad dan Hakim)

Sabda Rasulullah bahwa, "setiap penyakit ada obatnya" bisa bersifat umum, termasuk obat untuk penyakit-penyakit mematikan yang belum bisa disembuhkan oleh para dokter, karena Alloh menyembunyikan dan menghalangi manusia untuk menemukan cara penyembuhannya. Hanya Alloh yang Maha Mengetahui.

Diriwayatkan bahwa Nabi Ibrahim Khalilullah pernah bertanya kepada Alloh, "Wahai Tuhanku, dari mana asalnya penyakit?" Alloh menjawab, "Dari Aku." Ibrahim AS bertanya lagi, "Dari mana asal kesembuhan?" Alloh pun menjawab, "Dari Aku." Ibrahim AS terus bertanya, "Jika begitu, apa peranan seorang dokter?" Alloh menjawab, "Dokter adalah orang yang di tangannya Kuturunkan dan Kujadikan sebab kesembuhan." Sabda Nabi bahwa terdapat obat bagi setiap penyakit seharusnya memperkuat jiwa pasien serta dokter dan mendorong mereka untuk mencari obat. Jika pasien merasa bahwa ada obat bagi penyakitnya, hatinya akan dipenuhi harapan, bukan perasaan putus asa, dan harapan terbuka lebar di hadapannya. JIka jiwa pasien sudah kuat, kekuatan panas instingtif juga meningkat, jiwa dan hati juga akan menjadi kuat. Kekuatan ini akan memperkuat bagian tubuh yang terserang penyakit dan penyakit akan lebih mudah disembuhkan. Jadi kita sebagai manusia jangan pernah merasa putus asa hanya karena penyakit yang kita punya. Yakin bahwa Alloh selalu memberikan kemudahan.

Dibuka Praktek Kedokteran

Posting kali ini bukan untuk gaya-gayaan neh. Hehehe, maklum lah Nophie kan bukan lulusan kedokteran walaupun dulu pernah diterima di fakultas kedokteran di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta. Tapi bukan itu yang mau Nophie bahas. Postingan ini hanya sekedar info untuk sobat blogger tentang kesehatan atau pengobatan ala Nabi tentunya. Dasar postingan ini dan postingan selanjutnya adalah buku “PRAKTEK KEDOKTERAN NABI” karangan Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. Semoga bermanfaat bagi yang baca and yang nulis yak.Tak lupa untuk mengucap Segala Puji bagi Alloh, Tuhan semesta alam. Shalawat dan Salam tercurah kepada para Nabi, Muhammad SAW, sang penutup Nabi-nabi, kepada keluarga dan sahabat Beliau.

KLASIFIKASI PENYAKIT :
Di dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa ada dua jenis penyakit, yaitu penyakit jasmani dan penyakit hati. Kali ini kita bahas tentang penyakit jasmani, kita tidak pernah tahu penyakit itu kapan datangnya. Benar apa kata semboyan yang sering kita dengar bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Tapi seandainya kita uda terlanjur sakit gimana donk? Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.” (QS. al-Anbiyaa’: 35). Hendaknya kita juga bersabar ketika diberi cobaan berupa penyakit, toh apa yang kita alami tidak akan sia-sia kok, sebagaimana firman Allah ta’ala, “Dan apa saja musibah yang menimpamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. asy-Syuura: 30).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-dosanya. (HR. Muslim). 

Tapi meskipun begitu bukan lantas kita berpangku tangan tanpa usaha untuk nyembuhin penyakit kita yak. Mentang-mentang dihapus dosa-dosanya, trus kita diem aja biar dosa kita habis semua. Hehehe…… 

METODE PENGOBATAN PENYAKIT JASMANI
Metode ini meliputi tiga aturan dasar, yakni menjaga kesehatan, mencegah masuknya zat-zat berbahaya ke dalam tubuh, dan pembebasan tubuh dari zat-zat yang merugikan.
 

Pengobatan penyakit jasmani ada 2 macam :
1. Cara pengobatannya telah diilhamkan oleh Alloh kepada manusia dan binatang, ini disebut pengobatan alami. Pengobatan ini tidak diperlukan penanganan medis, misalnya aja nih mengobati rasa lapar, rasa haus, kedinginan, dll.
2. Pengobatan yang membutuhkan analisa dan diagnosa, penyakit yang saat ini mulai muncul sangat membutuhkan analisa karena mengakibatkan kondisi tubuh tidak stabil. 


Nah untuk sementara sampai disini dulu yah pengenalan tentang praktek kedokterannya. Tak lupa bahwa semua usaha yang kita lakukan itu sesuai dengan petunjuk dan nasehat Nabi Muhammad SAW, tentu saja dengan kehendak, kekuasaan, dan pertolongan Alloh SWT. Tubikontinyu……..